Juventus sukses meraih poin penuh saat menjamu Inter Milan pada laga Serie-A yang berlangsung di Stadion Juventus, Turin, Minggu (2/2/2014). Kemenangan tersebut membawa Juventus kokoh di puncak klasemen sementara Serie-A dengan 59 poin dari 22 pertandingan.
Bagi Inter, posisi mereka kini tetap berada di urutan keenam dengan 33 poin. Sepanjang tahun ini, Inter belum sekali pun meraih kemenangan di berbagai ajang.
Juventus membuka serangan lebih dahulu. Pada menit ke-4, umpan sepak pojok Andrea Pirlo diterima Paul Pogba. Pemain asal Perancis itu lantas mengirimkan umpan yang disambut tembakan Carlos Tevez. Beruntung kiper Samir Handanovic bisa mengamankan gawangnya dari tendangan Tevez.
Setelah mengendalikan permainan selama 15 menit, Juventus akhirnya membuka skor pertandingan. Umpan Pirlo kali ini berhasil disambar sundulan Lichtsteiner yang tak bisa dihentikan Handanovic. Skor 1-0 untuk keunggulan Juventus.
Juventus baru mendapatkan serangan berarti dari Inter ketika laga berjalan 40 menit. Dari sebuah serangan balik kilat, Mateo Kovacic mengirimkan umpan kepada Rodrigo Palacio. Sayangnya, tendangan Palacio masih menyamping tipis dari sasaran gawang Juventus yang kali ini dikawal Marco Storari. Babak pertama pun berakhir 1-0 untuk Juventus.
Pada awal babak kedua, Juventus berhasil menggandakan skor. Dari sebuah kemelut di depan gawang Inter, Giorgio Chiellini sukses menggetarkan jala Inter melalui sepakan keras kaki kanan.
Inter benar-benar di bawah tekanan tuan rumah. Pada menit ke-56, Juventus kembali mencetak gol ke gawang Handanovic. Kali ini, Arturo Vidal mencatatkan nama di papan skor usai memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Pogba.
Inter baru bisa membalas pada menit ke-72. Dari sebuah sepak pojok yang berujung kemelut, Rolando melepaskan tendangan kaki kiri yang bersarang di pojok gawang Juventus. Pertandingan pun berakhir 3-1 untuk Juventus.
Bagi Inter, posisi mereka kini tetap berada di urutan keenam dengan 33 poin. Sepanjang tahun ini, Inter belum sekali pun meraih kemenangan di berbagai ajang.
Juventus membuka serangan lebih dahulu. Pada menit ke-4, umpan sepak pojok Andrea Pirlo diterima Paul Pogba. Pemain asal Perancis itu lantas mengirimkan umpan yang disambut tembakan Carlos Tevez. Beruntung kiper Samir Handanovic bisa mengamankan gawangnya dari tendangan Tevez.
Setelah mengendalikan permainan selama 15 menit, Juventus akhirnya membuka skor pertandingan. Umpan Pirlo kali ini berhasil disambar sundulan Lichtsteiner yang tak bisa dihentikan Handanovic. Skor 1-0 untuk keunggulan Juventus.
Juventus baru mendapatkan serangan berarti dari Inter ketika laga berjalan 40 menit. Dari sebuah serangan balik kilat, Mateo Kovacic mengirimkan umpan kepada Rodrigo Palacio. Sayangnya, tendangan Palacio masih menyamping tipis dari sasaran gawang Juventus yang kali ini dikawal Marco Storari. Babak pertama pun berakhir 1-0 untuk Juventus.
Pada awal babak kedua, Juventus berhasil menggandakan skor. Dari sebuah kemelut di depan gawang Inter, Giorgio Chiellini sukses menggetarkan jala Inter melalui sepakan keras kaki kanan.
Inter benar-benar di bawah tekanan tuan rumah. Pada menit ke-56, Juventus kembali mencetak gol ke gawang Handanovic. Kali ini, Arturo Vidal mencatatkan nama di papan skor usai memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Pogba.
Inter baru bisa membalas pada menit ke-72. Dari sebuah sepak pojok yang berujung kemelut, Rolando melepaskan tendangan kaki kiri yang bersarang di pojok gawang Juventus. Pertandingan pun berakhir 3-1 untuk Juventus.
Susunan pemain
Juventus: 30-Marco Storari; 15-Andrea Barzagli (4-Martin Caceres 63), 19-Leonardo Bonucci, 3-Giorgio Chiellini; 26-Stephan Lichtsteiner (33-Mauricio Isla 82), 23-Arturo Vidal, 21-Andrea Pirlo, 6-Paul Pogba, 22-Kwadwo Asamoah; 10-Carlos Tevez, 14-Fernando Llorente (9-Mirko Vucinic 86)
Pelatih: Antonio Conte
Inter: 1-Samir Handanovic; 14-Hugo Campagnaro, 35-Rolando, 5-Juan Jesus; 2-Jonathan (33-Danilo D'Ambrosio 58), 10-Mateo Kovacic (20-Ruben Botta 66), 17-Zdravko Kuzmanovic (22-Diego Milito 55), 21-Saphir Taider, 55-Yuto Nagatomo; 11-Ricky Alvarez; 8-Rodrigo Palacio
Pelatih: Walter Mazzarri
Wasit: Gianluca Rocchi
Sumber : Kompas
Juventus Perpanjang Periode Buruk Inter Tahun Ini
Comments :
0
Posted: Senin, 03 Februari 2014
Tag :
Seputar Sepak Bola,
Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal memuji permainan timnas U 19 saat menang atas PSS Sleman 3-1 di stadion Maguwoharjo, Sleman, DIY, Senin malam (3/1/2014). Menurut Dino, permainan Evan Dimasdkk terjadi peningkatan dibanding saat pra kualifikasi Piala Asia U 19 lalu.
"Permainan cepat dari kaki ke kaki dan penguasaan bola dominan yang ditunjukkan Evan Dimas dkk sangat enak ditonton. Ilham Udin yang bermain di sayap kiri bergerak sangat cepat menyisir pertahanan lawan. Luar biasa. Semua pemain bermain bagus," kata Capres peserta Konvensi Partai Demokrat ini.
Stamina pemain dikatakan Dino juga meningkat. Pergerakan tanpabola yang ditunjukkan pemain sangat baik dan kompak. "Bila permainan seperti ini dipertahankan atau bila mungkin ditingkatkan kita bisa juara Piala Asia U-19," katanya.
Dikatakan Dino, untuk menjadi juara Piala Asia U-19 bagi Timnas bukanlah angan angan.
"Korea Selatan sebagai juara bertahan sudah kita kalahkan. Apa lagi? Yang paling penting dari tim ini adalah memiliki mental juara" tuturnya.
Ketiga gol Tim Nasional (Timnas) U-19 dicetak Ilham Udin pada menit 15 dan 26, dan David Maulana pada menit 76, sedangkan gol tunggal PSS Sleman dicetak Mudah Yulianto pada menit 70.
Sumber : Tribun News
Dino Lihat Aksi Evan Dimas Cs: Juara Asia Tak Lagi Cuma Angan-angan
Comments :
0
Tag :
Seputar Sepak Bola,
Pelatih Inter Milan,Walter Mazzarri, mengakui timnya butuh kemenangan untuk membangkitkan mental bertanding. Menurut Wazzarri, Inter sebenarnya sudah bermain dengan baik pada awal tahun ini.
Inter kembali belum merasakan satu kemenangan sepanjang 2014. Kekalahan 1-3 dari Juventus, di Stadion Juventus, Turin, Minggu (2/2/2014), menambah derita I Nerazzurri.
"Sayangnya, kami harus banyak belajar. Tetapi, saya memiliki keyakninan bahwa kami memiliki sikap yang benar, pendekatan taktik, dan para pemain muda yang berkembang.
Hanya saja, hasil baik belum datang," jelas Mazzarri seusai laga.
"Seperti yang saya katakan, ini adalah tahun untuk tumbuh dan mengevaluasi. Hari ini, kami kehilangan banyak pemain penting. Kami hanya perlu kemenangan untuk mengubah kondisi saat ini," tegas eks pelatih Napoli itu.
Inter kini berada di urutan keenam klasemen sementara Serie-A dengan 33 poin. Pada pekan ke-23, Inter akan menjamu tim promosi, Sassuolo, di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Minggu (9/2/2014).
Sumber : Kompas
Mazzarri: Inter Butuh Kemenangan
Comments :
0
Tag :
Seputar Sepak Bola,
Bek Real Madrid Sergio Ramos, mendapat penghargaan sebagai pesepak bola terseksi atau "Sexiest Footballer Alive" versi majalah Glamour pada edisi Februari 2014 yang terbit pekan ini.
Ini adalah penilaian kali kedua yang dilakukan oleh sebuah majalah yang terbit di Spanyol tersebut. Ramos yang saat ini berusia 27 tahun terpilih sebagai pesepak bola terseksi setelah mengalahkan lebih dari 100 pesepak bola keren lainnya.
Entah apa ukuran majalah tersebut memberikan gelar pesepak bolaterseksi. Namun, segera beredar tanggapan di media sosial terutama twitter menanggapi terpilihnya bek Tim Nasional Spanyol tersebut.
Bahkan topik Ramos terseksi segera jadi trending topik hanya beberapa menit setelah pengumuman itu dilansir.
“Tidak diragukan lagi Ramos adalah pria yang tampan dan cerdas. Dia telah membangun kariernya dengan penampilan yang cukup menawan,” tulis seorang penggemar di twitter.
Ada juga tanggapan lain dari fans Ramos. " # Sergio Ramos yang terpilih The Sexiest Man Alive. Ini membuat pacarnya menjadi wanita paling beruntung dunia,” canda fans Ramos.
Sumber : Tribun News
Sergio Ramos Raih Penghargaan Pesepak Bola Terseksi
Comments :
0
Tag :
Seputar Sepak Bola,
Pelatih tim nasional Jepang Alberto Zaccheroni memuji penampilan anak didiknya Keisuke Honda yang kini bergabung dalam skuad AC Milan sejak sebulan silam. Pada Sabtu (1/2/2014), Tim Merah Hitam bermain imbang 1-1 versus Torino.
Menurut warta AP hari ini, Keisuke Honda pindah ke AC Milan dalam status bebas transfer. Sebelumnya, tiga tahun lamanya, pria berusia 27 tahun itu bermain untuk CSKA Moskwa, jawaranya liga Rusia.
Lain Zaccheroni, lain media Italia. Dalam penampilannya bersama AC Milan itu, Honda justru tak mendapat komentar dari media Italia. Soalnya, performa Honda terbilang tak prima pada pertandingan itu. "Honda sudah melakukan nasihat saya," kata Zaccheroni di Bandara Narita seusai kepulangannya berlibur dari Italia.
Sampai kini, Zaccheroni sudah memasuki tahun keempat menjadi pelatih Tim Samurai Biru. Pelatih berusia 60 tahun ini sempat menukangi AC Milan dan Juventus.
Menurut warta AP hari ini, Keisuke Honda pindah ke AC Milan dalam status bebas transfer. Sebelumnya, tiga tahun lamanya, pria berusia 27 tahun itu bermain untuk CSKA Moskwa, jawaranya liga Rusia.
Lain Zaccheroni, lain media Italia. Dalam penampilannya bersama AC Milan itu, Honda justru tak mendapat komentar dari media Italia. Soalnya, performa Honda terbilang tak prima pada pertandingan itu. "Honda sudah melakukan nasihat saya," kata Zaccheroni di Bandara Narita seusai kepulangannya berlibur dari Italia.
Sampai kini, Zaccheroni sudah memasuki tahun keempat menjadi pelatih Tim Samurai Biru. Pelatih berusia 60 tahun ini sempat menukangi AC Milan dan Juventus.
Sumber : Kompas
Pelatih Jepang Puji Penampilan Honda di Milan
Comments :
0
Tag :
Seputar Sepak Bola,
Mantan pemain AS Roma, Vincent Candela, menyebut pelatih Rudi Garcia memiliki kemampuan lebih baik ketimbang pelatih Napoli, Rafael Benitez. Menurut Candela, Garcia terbukti bisa membawa Roma tampil hebat pada musim ini.
"Saya pikir Garcia lebih baik ketimbang Benitez," ujar Candela kepada Radio Rcr, Senin (3/2/2014).
"Saya tidak mempertanyakan keberhasilan Benitez membawa banyak gelar dalam kariernya. Namun, saya pikir musim ini berbeda. Anda melihat bagaimana Roma sebelumnya, dan Garcia telah melakukan tugas dengan baik," lanjut Candela.
Musim ini, Roma menjadi penantang serius scudetto. I Giallorossi saat ini berada di urutan kedua Serie-A, di bawah juara bertahan Juventus.
Sumber : Kompas
Cendela: Garcia Lebih Hebat ketimbang Benitez
Comments :
0
Tag :
Seputar Sepak Bola,
Kontributor
Popular Posts
-
Pengen punya pacar CANTIK atau yg PERFECT dari “ATAS sampe BAWAH” ok langsung aja Tips & Triknya : Langkah – langkah : * Cobalah...
-
Bagi para pria yang sedang dalam masa PDKT dengan wanita pujaan hatinya, dan kebetulan wanita itu memiliki bintang Aries, mungkin b...
